Kamis, 24 Januari 2019

Menakjubkan Kegunaan Plasma Fantastis dalam Kehidupan Serta Penjelasan Plasma di Dunia Fisika




Gambar oleh Alineasains 

Plasma didefInisikan sebagai zat keempat di samping zat klasik: padat, cair, dan gas. Plasma zat keempat ini ditemukan pada tahun 1928 oleh ilmuwan Amerika, Irving Langmuir (1881-1957) dalam eksperimennya melalui lampu tungsten filament. Ia mengatakan Plasma adalah gas terionisasi yang merupakan keadaan benda-benda fase berenergi yang disebut sebagai “ keadaan benda ke empat “. Dimana beberapa elektron di orbit atom terluar telah terpisah dari atom atau molekul. Hasilnya adalah sebuah daerah yang penuh dengan ion dan elektron yang tidak terikat satu sama lain (partikel yang lepas ).


Berdasarkan hasil pengamatan plasma fantastic yaitu jumlah muatan positif dari tiap inti atom sama dengan jumlah semua elektron yang mengorbit disekelilingnya. Bola plasma terdapat elektron dan ion yang menghantarkan listrik, namun bola plasma secara makro bermuatan netral. Artinya bila di ukur, bola plasma memiliki jumlah elektron dan ion yang sama. Selain itu partikel bermuatan yang dipengaruhi oleh gaya magnet dan medan listrik terdapat pada plasma. Dimana, bola plasma dipengaruhi oleh gaya magnet dan gaya listrik secara kuat dan sebaliknya partikel bola plasma mempengaruhi distribusi medan magnet dan medan listrik. Gerakan partikel dalam plasma akan membangkitkan medan listrik dan arus listrik pada plasma itu sendiri. Hal ini yang menyebabkan plasma fantastic menjadi unik dan menarik untuk dipelajari.


Plasma ini sangat mudah dibuat, caranya dengan pemanfaatan tegangan listrik. Contoh, hadapkan dua electrode di udara bebas. Seperti kita ketahui udara adalah isolator, materi yang tidak menghantarkan listrik. Namun, apabila pada dua electrode yang diberikan tegangan listrik yang cukup tinggi (10 kV<), sifat konduktor akan muncul pada udara tersebut, yang bersamaan dengan itu pula arus listrik mulai mengalir (electrical discharge), fenomena ini disebut eletrical breakdown.


Mengalirnya arus listrik menunjukkan akan adanya ionisasi yang mengakibatkan terbentuknya ion positif serta elektron pada udara di antara dua elektrode tadi. Semakin besar tegangan listrik yang diberikan pada elektrode, semakin banyak jumlah ion positif dan elektron yang terbentuk. Aksi-reaksi yang terjadi antara ion positif dan elektron dalam jumlah banyak ini menimbulkan kondisi udara di antara dua electrode ini netral, inilah plasma. Singkatnya kata plasma adalah kumpulan dari electron bebas, ion dan atom bebas.

Gelombang elektromagnet dapat dikatakan merambat dalam plasma. jika frekuensi gelombang itu lebih tinggi ketimbang frekuensi batas yang disebut frekuensi plasma (fp). Sebaliknya, gelombang elektromagnet akan dipantulkan oleh plasma jika frekuensi plasma (fg) lebih tinggi ketimbang frekuensi gelombang itu. Ketika jari telunjuk didekatkan terjadi perubahan warna biru, ungu yang terdapat pada bola plasma. Hal ini terdapat gelombang elektromagnetik dengan warna biru dan ungu.


Syarat untuk rambatan dapat dituliskan sebagai (fg fp) dan syarat untuk pantulan (fg>fp), bergantung pada kerapatan elektron di dalam plasma. Semakin tinggi rapat elektron, semakin tinggi pula frekuensi plasmanya. Ini penting untuk komunikasi radio gelombang mikro ( 5 ñ 40 MHz), termasuk beberapa frekuensi plasma ionosfer selama siang hari lebih tinggi ketimbang malam hari. Akibatnya, frekuensi-frekuensi yang lebih tinggi (panjang gelombang lebih pendek) akan dipantulkan oleh ionosfer selama siang hari dan berarti dapat digunakan untuk komunikasi radio siang.


Cara yang dapat menghasilkan plasma di dalam alam dengan pemanasan tinggi gas biasa yang dilakukan secara intensif. Setelah pemanasan tinggi gas dimulai, maka tenaga molekul-molekul untuk melakukan tumbukan menjadi besar, sehingga dapat memecahkan molekul menjadi atom-atom. Dengan menaikkan suhu lebih lanjut, tumbukan antar atom-atom akan menghasilkan banyak elektron dan ion-ion. Dan, pada suhu tertentu di mana jumlah ion-ion dan elektron-elektron menjadi lebih besar lagi, terbentuklah plasma, Kenaikan suhu selanjutnya akan menghasilkan ionisasi yang paling sempurna.


Oleh karena hampir seluruh alam semesta ini tersusun dari plasma, maka banyak manfaat yang telah diperoleh, antara lain kita bisa memahami alam semesta ini kemudian berbagai aplikasi dalam bidang plasma dalam bidang industri rumah tangga, transportasi, dan bisnis juga telah banyak ditemukan.


Plasma digunakan untuk membuat lampu yang hemat energi, membuat piranti semikonduktor yang nantinya bisa dimanfaatkan untuk pembuatan komputer, televisi, dan peralatan elektronik lainnya. Plasma juga sering digunakan sebagai alat las untuk melapisi ubin dan genteng sehingga lebih tahan panas.


Sementara di bidang transportasi, plasma banyak digunakan sebagai alat yang berfungsi untuk melapisi permukaan mesin diesel sehingga lebih tahan panas. Selain itu, plasma sering dimanfaatkan untuk membuat alat yang bisa mengurangi polusi udara, biasanya alat semacam ini dipasang di dalam knalpot-knalpot kendaraan bermotor. Sedangkan di bidang industri, plasma banyak digunakan untuk proses pembuatan plastik, analis kimia, sterilisasi peralatan medis, pembuatan lampu pabrik yang hemat energi, dan masih banyak lainnya (Disya, 2011).
Comments


EmoticonEmoticon